Showing posts with label Sukses. Show all posts
Showing posts with label Sukses. Show all posts

Sunday, July 25, 2010

Rahasia Awet Muda

Sabtu, 20.30. Bersama keluarga, menemui seorang dokter gigi di daerah Surabaya Timur.
Sesampainya di rumah yang juga menjadi tempat prakteknya, ternyata beliau tidak buka praktek di hari sabtu. Malahan, beliau habis mandi karena baru pulang dari Bali.

Orangnya ramah, mau menerima tamu baru dengan tetap ceria, walaupun sedang lelah. Beliau menanyakan umur bapak. Ternyata beliau lebih muda 3 tahun dari bapak, padahal dari face dan badannya terlihat masih berumur 40an deh. Subhanallah.. dia tertawa renyah menyebutkan 3 rahasia hidupnya:

1. Banyak bersyukur...
iya, Alhamdulillah.. dia lho dalam 1 bulan harus keliling nasional dan internasional

2. Jangan Marah
orang sering marah bikin kerut. hahaha.. Naudzubillah

3. Nerimo, jangan mengeluh
dia lebih suka menyatakan adzab itu rezeki
dia bilang, "jangan pernah mengeluh pada Allah, mengenai *rezeki* yang diberikanNYA, karena semua itu sudah pasti sesuai kemampuan hambaNYA, tidak mungkin tidak, jangan berharap, kenapa bukan orang lain yang menimpa itu.. jadi belajar nerimo. Yakinlah,, kita bisa melaluinya,"

Intinya hidupnya ga ngoyo, sabar, trus melakukan yang terbaik karena Allah..
Motivasi harus dari dalam hati nya sendiri

Dia bilang, dia bukanlah pemilik kehidupan, jadi mau meninggal besok, 2 hari lagi, atau 20 tahun lagi, dia ikhlas, terserah Allah,, kan Allah yang punya kita. Kita ga punya apa-apa.

trus nanyain pacarku, "ya,, tunggu aja paling habis gini diminta ke ortu, itupun kalau dibolehin sama ortumu". gitu katanya,,, hohoho...


Alhamdulillah...
aku bertemu dengan dokter ini.

Allah pasti ingin aku belajar IKHLAS dari dokter ini,,

enak ya,,, rasanya aku yakin dengan tiap langkahku dan berbuah yang terbaik di setiap proses dan hasilnya. Amiiin


terima kasih ya Allah..

Sunday, July 18, 2010

Pesan dari mantan Adjudan Bung Karno


Sabtu pagi di Jakarta, Nisa beli pangsit mie. Jakarta.. Alhamdulillah.. Nisa jadi teringat masa-masa di Surabaya, terima kasih atas masa awal perjuangan itu. Nisa teringat kembali niatku di Jakarta untuk apa, kemudian ingat pula janji-janji Allah, bahwa yang bertaqwa pasti di beri rezeki termasuk jodoh yang baik. Aku minta ampun pada Allah, aku beristighfhar, sambil melangkahkan kakiku ke pangsit mie. Aku pesen pangsit dan baksonya juga. Duduk disebelah pinggir bangku panjang, hatiku terus saja berdzikir.

Saat itu ada seorang bapak melihatku, dia menyapaku,

"Mbak sudah pesan makanannya? "
"Sudah pak (sambil tersenyum)"
"Mbak tinggal dimana?"
"No. 52 Pak"
"Kerja dimana mbak?"

Singkat cerita, kami jadi diskusi panjang lebar *Nisa sambil makan*, jika ingat beliau, Nisa sedikit merinding. Beliau, dahulu ialah adjudan Bung Karno. Lha, Bung Karno saja sudah wafat, ini Adjudannya masih hidup. Beliau ora
ng yang "Kaya Raya", hidupnya selalu cukup, bisa membangun masjid, punya banyak tanah, suka menolong dan berderma. Kami diskusi tentang banyak hal, termasuk karakterku, hingga urusan jodoh. Kebetulan lagi, namanya sama dengan nama bapakku, Pak Suyono.

Yang paling Nisa ingat, beliau berpesan,
selama masih pendidikan, jangan lepaskan doamu. InsyaAllah lulus dengan nilai dan ilmu terbaik. Amiin.

Dan dia menanyakan sholatku dan puasaku. Beliau berpesan: "Jodoh itu urusan sangat penting. Pilih dengan benar, sehingga hanya kebahagiaan yang kamu peroleh dengan suami dan keluargamu hingga akhir hayat kalian kelak.
Jaga sholatmu, tambah dengan puasa. Siapa tahu kamu dapat seorang pengusaha yang sholeh dan setia, yang cocok denganmu. Amiin".

Beliau bertanya lagi, "tanggal lahirmu berapa?"
Kemudian Nisa bertannya kembali, "Bagaimana kita seseorang itu jodoh kita? apa perlu saya cocokkan tanggal lahir kami? *dengan sedikit bercanda, kulontarkan pertanyaan itu*.

Beliau jawab: "Tidak usah terlalu begitu, sebagai hamba Allah, kita hanya boleh meminta kepada Allah. Minta jangan sedikit, Minta yang Banyak, Karena Allah Maha Kaya dan Maha Pemberi. Tetaplah berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Hadits"

Jadi teringat dengan apa yang disampaikan oleh Ustad Yusuf Mansyur, "yang bertemu denganmu
terkadang, bukanlah dia yang sebenarnya, tapi dia menjadi perantara petunjuk ataupun rezeki bagimu".

Nisa kembalikan saja pada niatku, mudah-mudahan diberkati dan dimudahkan proses dan hasilnya. InsyaAllah, Amiiin.. :)




Pagi ini, aku menelepon Eyang *eyangnya Lita* di Jogja, minta doa restu,

"Eyang, nisa mau nikah, mohon doa restu"
"O ya, Alhamdulillah. Kapan?"
"Belum tau yang"
"Lho ko ga tau, lha terus sama siapa?"
"Alhamdulillah ada saja yang mengajak Nisa nikah, mm,, bagaimana kita tau salah satu dari itu adalah kebenaran?"
"Lha, nisa yakinkan istiharah.. Satu-satu saja Sa. Selesaikan pendidikan kerjamu dulu, terus nikah, tapi sambil jalan, terus berdoa, bersyukur saja ketemu pria siapapun, seperti apapun jenis sifat pria itu, kamu jadi tau, udah sekarang fokus satu-satu, tetep berdoa ya nduk,, InsyaAllah, kamu ketemu yang cocok, dan TERBAIK, untuk dunia dan akhiratmu. Wis ta lah, yakin aja nduk. Kamu sukses dunia akhirat ya,, amiin."

Amiin,, terima kasih atas semua doa,


"Dan tiadalah dosa atasmu pada apa yang kamu bersalah padanya, tetapi apa yang disengaja oleh hatimu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (Qs. Al-Ahzab 5)

NB: Untuk suamiku tercinta kelak, aku harap kau membaca isi blogku, karena kau akan tau wanita seperti apa yang kau nikahi ini, sehingga kita berdua dapat menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan membuat hidup kita lebih bahagia dan bermanfaat saat bersama kelak. Semoga Barokah. Amiin. I knew I love you before i met you. ^^
Alhamdulillahirabbilalamiin
Yang selalu berlalu bersyukur,
Anisa Karismaulia

Monday, February 1, 2010

Perasaan dan Fikiran Jauh Lebih Kuat daripada Tindakan

Sering judul di atas di sampaikan oleh orang-orang yang berkecimpung di bidang kesadaran / psikologi / transformasi diri / lembaga motivasi.

Pendapat umum mengatakan ya memang yang melatarbelakangi lahirnya suatu tindakan karena memang ada perasaan dan pemikiran di baliknya (orang-orang logis selalu mengatakan pemikiran dia lah yang mendorong dia melakukan perbuatan). Tapi tidak selalu harus seperti itu.


Saya lebih suka "gaya" dari Pak Erbe Sentanu atau Ustad Yusuf Mansyur, melibatkan Allah disetiap waktu hidup membuat kita benar-benar merasakan hidup, merasakan keajaiban-NYA.

Terima kasih untuk setiap "guru" yang ku temui yang mengajarkan tentang keikhlasan, dan memahami diri (baca: hati) dan mengizinkan hati untuk membantu kita untuk hidup di level kehidupan yang lebih baik, lebih bahagia dan sejahtera. Sukses tanpa stress. Sukses dengan damai di hati. Berkelimpahan. Alhamdulillah.

Hidup di tngkat kesadaran tertinggi, dengan bantuan Allah segalanya itu mungkin bisa terjadi. Bahkan BISA TERJADI. Melibatkan Allah di tiap waktu kita, menjaga kepositifan perasaan kita agar tetap di garis orbitnya ("gaya" Pak Ary Ginanjar Agustian).

Pernyataan lebih kuat dari tindakan, mengajarkan saya untuk bersikap PRESENT TIME atau bahkan bisa merasakan PAST TIME. Bersikap seolah-olah semua doa baik telah terkabul, sehingga apapun yang kita kerjakan saat ini hanya menjadi IKHLAS karena Allah. Apa yang kita lakukan adalah untuk kepentingan yang lebih tinggi dan kebaikan bersama, untuk sesama dan alam. Tetap diingat, kita tetap harus bekerja, karena KERJA ITU BERARTI IBADAH, secara tidak langsung kita menebarkan energi positif di dunia ini dengan BEKERJA.

Saya bukan siapa-siapa, Allah itu ESA, Allahlah yang LUAR BIASA.

Berikut ini saya tulis lagi pengalaman yang saya alami dalam memahami tingkat kesadaran hati. Tulisan di blog ini saya buat bukan untuk ajang pamer, melainkan sebagai pengingat bagi diri saya untuk selalu bersyukur, sabar, tenang, semangat, fokus, bahagia dan ikhlas dalam menjalani hidup. Syukur-syukur bila menjadi inspirasi kebaikan bagi pembaca yang lain. Alhamdulillah.

1. Saat semester 1, saya memiliki teman baru, namanya *****. Saat itu saya belum terlalu mengenal dia, ketika ingat dia, saya berdoa saja dan merelakan perasaan saya. Tau-tau dia menelepon saya sendiri dan mengajak bertemu.

Kemudian, di lain hari, saya pernah ingin mengsms ***** untuk membangunkan shalat tahajjud jam 2 pagi, saya lupakan niat itu. Ternyata esok paginya, jam 2 saya terbangun karena ada sms masuk ke hap saya. Dari *****yang isinya, "Bangun.. Tahajjud yuk".

Kemudian, pernah lagi saya mau sms Mas Farid - T. Mesin 2002, "Assalamu'alaikum mas, bagaimana kabarnya? Mas sudah menikah ya? Koq ga undang-undang Nisa sih.. Ya udah, selamat ya...". Ketika tulisan tersebut saya buat dan siap untu memencet tombol SEND, saya mengurungkan niat mengirimkan pesan tersebut, karena saya pikir bila memang mas Farid telah menikah, untuk apa saya mengirim pesan tersebut, toh dia sudah menikah, saya tau diri. Saya DELETE pesan tersebut. Namun ternyata, malamnya, jam 19.00 wib, ada sms masuk ke hp saya. Saya buka, ternyata dari Mas Farid yang isinya, "Assalamu'alaikum dik, bagaimana kabarnya? Adik sudah menikah ya? Koq ga undang-undang Nisa sih.. Ya udah, selamat ya...".
Subhanallah,,, isi sms itu sama persis hanya beda kata mas-dik.

Semenjak saat itu saya menemukan formula menarik, ketika saya ada keperluan dengan seseorang/ingin ditelepon/ingin bertemu, saya niatkan (baca: doa) baik di hati saja, bila perlu saya hubungi, saya hubungi, namun tidak ngotot. Biar Allah yang mengatur "pertemuan" selanjutnya. Alhamdulillah.

2. Mendapatkan hadiah saat mengikuti bedah buku Agus Mustofa. Saat itu peserta yang bertanya akan mendapatkan hadiah sebuah buku. Saat itu saya sedang tidak ingin bertanya apapun. Bapak yang duduk di belakang saya sudah mengajukan pertanyaan dan mendapatkan hadiah buku tulisan Pak Agus Mustofa dengan judul lain. Bapak agak memaksa saya untuk ikut bertanya supaya dapat hadiah juga. Saat itu saya hanya fokus pada materi yang disampaikan Pak Agus Mustofa, sambil tersenyum dan berdzikir. Tau-tau di akhir acara, sang moderator mengatakan ada hadiah menarik bagi peserta yang menempati barisan tempak duduk paling depan, kecuali bagi yang telah bertanya tadi. Dan hadiah yang saya terima ternyata lebih dari sebuah buku, saya mendapat buku plus tempat pensil lengkap beserta isinya. Alhamdulillah.

3. Dalam perjalanan dari rumah ke stasiun Gambir, tiba-tiba terlintas sebuah nama yang pernah ku kenal, Mas Seno. Lah, mengapa tiba-tiba saya ingat dia ya? Di stasiun Gambir ternyata saya benar-benar bertemu dengan Mas Seno dan menyapanya.

Maha Suci Allah yang berada di balik semua kejadian hidup. Neraka itu benar adanya, SURGA itu BENAR ADANYA. dan ALLAH MAHA BENAR ADANYA.

Hidup adalah sebuah perjalanan, Maka kita semua harus ber HATI.HATI di jalan.



Salam Ikhlas.



Anisa Karismaulia ^___^



Thursday, October 15, 2009

My Second Family in BI . Alhamdulillah ^_____^

Ku tulis kisahku dengan keluarga ke-2 ku di Kantor Bank Indonesia Surabaya...


Alhamdulillah ,,, mulai dari bentuk kantor dan gedungnya, suasananya,,, karpet 'hari' di tiap liftnya..

beda ac ruangan dengan ac lift, ditengah lift

parfum ruangan parfum lift, tempat dan baunya.

satpam-resepsionis-sekretaris-bos : ada nama, dan mereka keluarga kedua-ku di sana.

cerita TAku, tawaran dari Pak *** ttg Bank Jatim..

Pria di lantai sistem pembayaran yang melihatku dengan salah tingkah...

Tes Bank Mandiri

Persiapan ke Jakarta...

Bertemunya aku dengan jodohku...

Banyak........... aku mau cerita masing-masing topik di atas,, kusambung lagi saat di waktu lain ya,,,,,

Friday, October 9, 2009

Hari Bahagia Itu SAAT INI dan Selamanya . Alhamdulillah ^___^


Bismillahirrahmanirrahiim...








Postingan Facebookku hari ini:
seseorang meneleponku mengingatkan bahwa esok adalah hari bahagia selain pernikahan. hahaha .. aku ampe ga sadar,, iya ya, tomorrow.. Alhamdulillah..:D

Alhamdulillah. I'm very grateful for my life, a lot of thank to God. Subhanallah.. terima kasih ya Allah karena ridhaMU ku bisa menyelesaikan kuliah S1ku.

Semilir ku merasakan kantuk luar biasa setelah shalat maghrib.. sampai2 ga terasa adzan isya berkumandang lagi dan aku masih tetap menggunakan mukena ibuku.

-----intermezo------
Ibu: mbak,, padahal itu kan mukena termahal yang ibu beli.. kamu kalu wudhu ya jangan kayak mandi dong.. trus hati-hati tuh kena spidol ya? ada hitam-hitamnya

Nisa: smile (dalam hati: maaf ya ibuku sayang... terima kasih selalu mau berbagi kebahagiaan dengan ku. i luv u full)
-----intermezo-----

Karena masih kantuk, ku lepas mukena itu dan dari tempat sholat ku menuju *my room sweet room. Selang beberapa menit ku menutup mata (bubuk: mode on), Nuri telepon.

Nuri: Nisa,, Hallo .. Assalamu'alaikum. Kamu lagi apa sa?
Nisa: Kiyip kiyip Nur,,ngantuk Nur.. kamu gimana, sudah selesai ngelesinya?
Nuri: Iya. Ini sampai sore. Pegel aku pisan. ya Alhamdulillah besok hari bahagia. Ya udah ndang tidur.
Nisa: Iya biar besok fresh.
Nuri: Iya biar besok fresh. Besok kan hari bahagia. Hari bahagia "pertama" sebelum hari yang "kedua", yakni hari pernikahan kita.
Nisa: Iya besok hari bahagia ya.. (dalam hati,,- Subhanallah Nuri.. bisa bahagia segitunya, aku kok lempeng2 aja.. apa karena sebelumnya kepikiran bapak yang ada di Padang ya?? tiba-tiba aq NGEH. Alhamdulillah,,)
Nisa: OK. ya Nur besok emang hari bahagia. Wis ayo kita tidur biar besok fresh. Alhamdulillah. Thank You ya,, Assalamu'alaikum.
Nuri: Wa'alaikumsalam.

(BIG SMILE)


Yang tadinya terkantuk-kantuk, malah melek trus nemuin ibuku di ruang makan.

Nisa: Ibu tadi nuri telepon. Betapa bahagianya dia besok wisuda. Aku jadi tambah bersyukur, iya ya besok aku wisuda. Alhamdulillah,, awalnya malah biasa aja.
Ibu: HARUS BAHAGIA mbak, HARUS BERSYUKUR. Alhamdulillah bisa ikut wisuda sekarang, apalagi dengan perjuanganmu kemaren. Alhamdulilllah.
Nisa: Iya bu.

Kuambil segera air wudhu, kali ini berbeda,kurasakan kebahagiaan terus menyelimuti hatiku.
sebelum sholat, ku sms nuri untuk mengucapkan terima kasih tulus dari dalam hatiku.

SMS nisa: Alhamdulillah.. terima kasih ya Nur.. teleponmu barusan mengingatkanku untuk tambah bersyukur pada Allah. Iya hari ini / besok adalah hari bahagia..

SMS BALASAN nuri: Km tw, sjak aq sRing telp2an ma km aku jg bs lebih seRing beRsyukur dan smakin cinta kepada Allah SWT. Thx ya, pikiranQ skrg bs lbh trbuka...


ALHAMDULILLAH...


Kupanjatkan doa-doaku dalam sujudku padaNYA.
Ku berterima kasih atas semua Anugrah yang diberikanNYA.
Bahagiaku bukan hanya karena Toga yang kupakai atau Piagam yang Kuperoleh..

Aku bersyukur atas semua ya toga, ya piagam, ya ijazah, ya kelulusan.
Terbayang wajah Bapak, Ibu, Adek-adekku, DJ, Sigit, Anang, dan Dommy,, serta semua yang telah mendukungku,, Terima kasih semua =)

Allah dan Malaikat-malaikatnya. Yang secara 'ajaib' selalu menghadirkan miracle dalam hidupku. Segala puji bagiMU ya Allah..


Yang lebih penting aku bersyukur pada Allah atas semua nikmat yang diberikanNYA dan aku bersyukur bisa mensyukuri semua nikmat-nikmat tersebut.
Aku bersyukur bisa mengenalNYA, aku bersyukur diberiNYA hati yang bersyukur..



ALHAMDULILLAHIRRABILALAMIIN...^^

P.S: untuk suamiku kelak,, alhamdulillah nisa dah lulus, biar bisa segera bertemu dan bersama dikau. amiin. =)





Saturday, September 26, 2009

Punya Sandal Cantik Baru.. Alhamdulillah..^^

Hari ini sebelum ke rumah Eyang Topo,, kami sekeluarga mampir Carefur,, di carefur aku tiba2 kepikir tentang sandal cantik yang ku pakai. tiba2 pengen ganti,,
tapi kan sandal cantik yang kupakai bagus banget..mana dulu dapetnya lumayan ga gampang.

eh,,, tau2 pas beli kulit ayam goreng
hak sandal cantiqu copot..
wa,, ALHAMDULILLAH,,, beneran nih kayaknya dapet Sandal Cantik Baru nie,,,
AMiin. Alhamdulillah

Trus Hari ini AKu bertemu dengan 3 temanku, masing2 Pengusaha Sukses dibidangnya,,, Alhamdulillah,,

biar ketularan tambah sukses dalam berbisnis juga. Alhamdulillah...^^

Thursday, September 24, 2009

untuk kesekian kali ,, LOA is work, Alhamdulillah

Ya Allah , terima kasih atas segala nikmat yang Engkau limpahkan pada diri dan
keluarga. Alhamdulillah.

dear all,

sedikit sharing nich...
pagi tadi saya agak emosi dengan bapak saya
beliau janji mau temenin saya untuk service sepeda motor
tapi ternyata beliau janji juga untuk mengantar adek saya kursus

pikir saya pasti enak kalu pagi2 service motor, jadi ga pake ngantri dan
pokoknya ga sampe siang de...
jadi istilahnya saya ngambek gitu pas bapak anter adek saya

tapi di depan laptop saya, didepan tugas2 kuliah saya
saya jadi mikir lagi, ikhlas itu enak ko,,,
selama ini ketika saya tenang, ridha ko ada aja kebaikan yang datang
rasanya seperti hati ini bicara
"udahlah nisa ikhlasin aja, ga papa juga service motornya habis bapak anter
adek,,
yang penting kan motormu beres,
siapa tau ketemu temen lama yang bener2 kamu kangenin"

ya... saya lepaskan 'ngambek saya'
benar2 saya lepas, lalu saya konsen lagi untuk ngerjain tugas2 kuliah saya

ternyata bapak pulang nganterin adek ga siang2 amat
habis itu langsung kami berangkat ke tempat service motor
di temapt service motor, e... sktr 30 menit kmudian
beneran ketemu sama temen SMA saya yang pas lebaran kemaren maen ke rumah
Ya Allah cepet banget , Alhamdulillah...

kadang juga, pas lagi pegang HP, trus mikir, kenapa ya si A ga nelpon...?
eh tiba2 ada telpon masuk dari si A

Ya Allah, Subhanallah

Sekali lagi ,
hujan itu berkah, percaya deh...

gini ceritanya
pas hari jumat saya memutuskan untuk pulang dari kos2an kampus abis subuh di
hari sabtu
e... pas hari sabtunya, habis sholat, hujan deres...
saya tertegun,, Ya Allah saya mau pulang kok hujan sih...
saya berbaring, lalu tiba2 saya teringat kata bapak
"mbak hujan itu barokah,, dari hujan Allah menumbuhkan segala macam tumbuhan,
dari yang mati ada kehidupan, itu luarbiasa"
ingat itu, hati saya berkata
"udah nisa ga papa hujan, mendingan sekarang kamu mandi aja, siap2 siapa tau
setelah siap2 hujannya reda, yang penting kamu telah merencanakan semua dengan
baik"
OK baok saya bangun dari tempat tidur saya
ya! Sekejap saja, hujan langsung berhenti...
saya jadi pulang pagi deh
Alhamdulillah.... Ya Allah Engkau Maha Mengetahui isi hati


untuk teman2 ada yang punya pengalaman LOA untuk mendapatkan pasangan hidup yang
tepat, bahagia lahir-batin dunia-akhirat gitu?
...^^ hehehe... coz udah mau lulus kuliah...

Terima kasih untuk segenap cinta yang auranya terasa dalam hidup ini
Alhamdulillah...

Salam ikhlas

Silk Road Intrument

Thursday, April 02, 2009 ; 06.30 am
Saat mendengarkan instrument silk road… Ingatanku tertuju pada 3 tahun lalu, tahun 2006…
Saat pertama kalinya aku mengikuti training ESQ.. Allah Subhanallah… terima kasih kau memberiku karunia itu. Terima kasih tak terhingga hingga kini.

izinkanlah ya Rabb… saya bersahabat dengan pribadi-pribadi yang bersahabat denganMu. Orang tuaku, Pak Ary Ginanjar Agustian, Pak Erbe Sentanu, Pak Mario Teguh, dsb.. dan jadikanlah persahabatan kami itu memberi banyak manfaat bagiku dan keluargaku ya Rabb…Amiin

dan Ya Allah, setelah Kau izinkan aku mengenalMu..Izinkanlah aku menemukan ‘sesuatu’ di dunia ini yang bisa menjadikanku dapat memberi manfaat lahir batin – dunia akhirat ke orang banyak dengan izinMu dan itu menjadikanku dan mereka yang berkaitan denganku, kami bahagia lahir batin dunia akhirat. Seperti Kau beri ESQ 165 pada Pak Ary, Golden Way pada Pak Mario Teguh, Quantum Ikhlas pada Pak Erbe. Amiin
Terima Kasih Ya Allah,, Wahai Engkau yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang,,,

Alhamdulillahirrabbilalamiin…

Here I am

Aku Maju Lagi

Aku Bahagia

Aku Bekerja


Aku Memiliki Uang dan Investasi Banyak dan Barokah

Aku dan Suamiku Setia satu sama lain, ditambah 2 anak kami yang lucu2

Naik HAji

Keliling Dunia

Hati yang Ridha Pada Allah

ALHAMDULILLAHIRRABBILALAMIIN

^________________^