Showing posts with label Business. Show all posts
Showing posts with label Business. Show all posts

Monday, October 17, 2011

Donner Lisse Obtenir

Hallo semua... Assalamu'alaikum. I'm back! Now, guess what? I'm @ Muara Bungo, sebuah kabupaten di Propinsi Jambi. Yap! Nisa sedang dinas sementara di sini. InsyaAllah. Lama tidak menulis blog, Nisa rindu menuliskan miracle moment yang telah terjadi beberapa hari ini. Alhamdulillah, sesuatu banget ya *ala Syahrini* :P. But truly, Allahu Akbar! Maha Besar Allah Sang Maha Pengatur.

= Donner Lisse Obtenir, Give Even Get, Memberi Malah Mendapatkan =




Menjelang akhir tahun, seperti biasanya, hampir semua perusahaan lebih gencar lagi dalam mencapai targetnya, apalagi di dunia perbankan. Nisa termasuk baru di Cab Muara Bungo, tapi tetap saja dapat target ekspansi, so mulailah Nisa melakukan strategi untuk mendapatkan banyak debitur baru, tentu saja dengan tetap mengedepankan berdoa pada Allah minimal dalam bulan ini 2 Milyar bolehlah. Ok, ekspansi dilakukan hingga ke daerah Rimbo Bujang, salah satu kecamatan di Muara Bung. Singkat cerita, Nisa mendapatkan target seorang pengusaha telpon seluler di kecamatan tersebut dan Nisa datang ke toko beliau, Pak X. Tidak menemukan beliau di toko itu, Nisa tinggalkan kartu nama kepada salah satu karyawan di toko itu.

Keesokan paginya Nisa mendapati 1 map berisi permohonan kredit lengkap bersama persyaratan yang dibutuhkan dari Pak X. Rekan kerja Nisa merasa Pak X adalah calon debitur yang diincarnya sejak lama. Dalam hati Nisa, "Nisa, sudahlah.. berikan saja prospek kredit itu pada Mb. Y. Dia sudah lebih lama bekerja disini, mungkin itu memang target dia sejak lama. Kalau bukan rezekimu, sudah biarkan. Nanti cari lagi rezeki lainnya". Akhirnya Nisa bilang ke Mb Y, "Mb, ini Pak X, Mb aja yang kerjakan. Kan target Mb sejak lama, Pak X cuman nitip data aja ke Nisa. Nih berkasnya!" :). Diterimanya berkas tersebut dengan senyum dibibirnya.


Selepas makan siang, Nisa lanjutkan pekerjaan Nisa. Tiba-tiba Ibu Penyelia Nisa berkata, "Y, berkas Pak X berikan ke Nisa. Biar Nisa yang kerjakan, kamu kerjakan yang lain ya. Kan sudah banyak tuh". Subhanallah... Nisa akhirnya mengerjakan advis Pak X. Maha Suci Allah yang Maha Memberi Rezeki. Alhamdulillah! Mudah-mudahan kreditnya lancar hingga akhir. InsyaAllah Amin :).

Alhamdulillah. Kata hati sesungguhnya selalu jujur, percaya pada Allah, kemudian ikuti kata hati itu.

Be Inspire One! ;)

Best Regard,
-Anisa Karismaulia-





Saturday, January 1, 2011

Taxi Driver yang Pandai Bersyukur

Kekayaan itu teletak pada hati.

Orang / pribadi yang pandai bersyukur itu kaya. ITU PASTI.

Dia yang menentukan sendiri nilai kekayaan itu, sedikit banyak dari kaca mata orang akan menjadi banyak di kaca mata dia sendiri, dan ujug-ujugnya perasaan positif yang dia rasakan.


Nisa ambil contoh :
ada 3 orang mantan pengusaha, yang pernah mengalami kebangkrutan


- Yang satu sibuk dan pusing untuk menjual rumah agar hutang-hutang dibank terlunasi. Raut muka cemas.
- Yang satu belajar nerimo dengan tetep sabar dan bersyukur, jadi supir taksi.
- Yang satu tetap bekerja seperti biasa. Masih menenangkan hati.


Luar biasa, bapak supir taksi ini tetap bisa memiliki bisnisnya, apa yang membedakan??

Attitude! Sikap mempengaruhi rasa, rasa mempengaruhi pikiran, pikiran mempengaruhi tindakan/sikap, sikap mempengaruhi hasil.

Kok mbulet ya?

Nggak, itu intinya adalah rasa. Barang siapa yang berhasil merubah rasa / kenyataan dihatinya, dia yang dapat merubah kenyataan hidupnya. Bukankah Allah dah bilang, Allah sesuai prasangaka hambaNYA. :)

Lalu bagaimana dengan SIKAP?

Apa bisa sikap mempengaruhi rasa? BISA!

Kadang2 berpura2 itu perlu, karena sesungguhnya alam bawah sadar kita tidak mengenal kata berpura-pura, apa yang dirasa itulah yang ditarik.

Maka dari itu apapun yang terjadi, ambillah sikap terbaik. Jika belum bisa, diamlah. Biarkan hati menemukan rasa yang enak untuk ditemukannya jawaban.

Back to the Taxi Driver! Dalam perjalanan menuju rumahku, dia menceritakan jatuh bangunnya bisnisnya, padahal dia seorang sarjana matematika lulusan perguruan tinggi yang cukup terkenal di Surabaya. Dalam kisahnya terlihat sekali beliau masih banyak bersyukur atas apapun yang terjadi, apapun yang di terima. dan Whoola! siapa sangka, sekalipun dia seorang supir taksi, dia punya bisnis yang omzetnya hampi 6-7 juta per bulan.



Subhanallah..


Makasih ya pak untuk menguatkanku saat aku merasa harus berpindah kerjaan! *banting stir jadi pengusaha*

Sunday, July 18, 2010

Pesan dari mantan Adjudan Bung Karno


Sabtu pagi di Jakarta, Nisa beli pangsit mie. Jakarta.. Alhamdulillah.. Nisa jadi teringat masa-masa di Surabaya, terima kasih atas masa awal perjuangan itu. Nisa teringat kembali niatku di Jakarta untuk apa, kemudian ingat pula janji-janji Allah, bahwa yang bertaqwa pasti di beri rezeki termasuk jodoh yang baik. Aku minta ampun pada Allah, aku beristighfhar, sambil melangkahkan kakiku ke pangsit mie. Aku pesen pangsit dan baksonya juga. Duduk disebelah pinggir bangku panjang, hatiku terus saja berdzikir.

Saat itu ada seorang bapak melihatku, dia menyapaku,

"Mbak sudah pesan makanannya? "
"Sudah pak (sambil tersenyum)"
"Mbak tinggal dimana?"
"No. 52 Pak"
"Kerja dimana mbak?"

Singkat cerita, kami jadi diskusi panjang lebar *Nisa sambil makan*, jika ingat beliau, Nisa sedikit merinding. Beliau, dahulu ialah adjudan Bung Karno. Lha, Bung Karno saja sudah wafat, ini Adjudannya masih hidup. Beliau ora
ng yang "Kaya Raya", hidupnya selalu cukup, bisa membangun masjid, punya banyak tanah, suka menolong dan berderma. Kami diskusi tentang banyak hal, termasuk karakterku, hingga urusan jodoh. Kebetulan lagi, namanya sama dengan nama bapakku, Pak Suyono.

Yang paling Nisa ingat, beliau berpesan,
selama masih pendidikan, jangan lepaskan doamu. InsyaAllah lulus dengan nilai dan ilmu terbaik. Amiin.

Dan dia menanyakan sholatku dan puasaku. Beliau berpesan: "Jodoh itu urusan sangat penting. Pilih dengan benar, sehingga hanya kebahagiaan yang kamu peroleh dengan suami dan keluargamu hingga akhir hayat kalian kelak.
Jaga sholatmu, tambah dengan puasa. Siapa tahu kamu dapat seorang pengusaha yang sholeh dan setia, yang cocok denganmu. Amiin".

Beliau bertanya lagi, "tanggal lahirmu berapa?"
Kemudian Nisa bertannya kembali, "Bagaimana kita seseorang itu jodoh kita? apa perlu saya cocokkan tanggal lahir kami? *dengan sedikit bercanda, kulontarkan pertanyaan itu*.

Beliau jawab: "Tidak usah terlalu begitu, sebagai hamba Allah, kita hanya boleh meminta kepada Allah. Minta jangan sedikit, Minta yang Banyak, Karena Allah Maha Kaya dan Maha Pemberi. Tetaplah berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Hadits"

Jadi teringat dengan apa yang disampaikan oleh Ustad Yusuf Mansyur, "yang bertemu denganmu
terkadang, bukanlah dia yang sebenarnya, tapi dia menjadi perantara petunjuk ataupun rezeki bagimu".

Nisa kembalikan saja pada niatku, mudah-mudahan diberkati dan dimudahkan proses dan hasilnya. InsyaAllah, Amiiin.. :)




Pagi ini, aku menelepon Eyang *eyangnya Lita* di Jogja, minta doa restu,

"Eyang, nisa mau nikah, mohon doa restu"
"O ya, Alhamdulillah. Kapan?"
"Belum tau yang"
"Lho ko ga tau, lha terus sama siapa?"
"Alhamdulillah ada saja yang mengajak Nisa nikah, mm,, bagaimana kita tau salah satu dari itu adalah kebenaran?"
"Lha, nisa yakinkan istiharah.. Satu-satu saja Sa. Selesaikan pendidikan kerjamu dulu, terus nikah, tapi sambil jalan, terus berdoa, bersyukur saja ketemu pria siapapun, seperti apapun jenis sifat pria itu, kamu jadi tau, udah sekarang fokus satu-satu, tetep berdoa ya nduk,, InsyaAllah, kamu ketemu yang cocok, dan TERBAIK, untuk dunia dan akhiratmu. Wis ta lah, yakin aja nduk. Kamu sukses dunia akhirat ya,, amiin."

Amiin,, terima kasih atas semua doa,


"Dan tiadalah dosa atasmu pada apa yang kamu bersalah padanya, tetapi apa yang disengaja oleh hatimu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (Qs. Al-Ahzab 5)

NB: Untuk suamiku tercinta kelak, aku harap kau membaca isi blogku, karena kau akan tau wanita seperti apa yang kau nikahi ini, sehingga kita berdua dapat menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan membuat hidup kita lebih bahagia dan bermanfaat saat bersama kelak. Semoga Barokah. Amiin. I knew I love you before i met you. ^^
Alhamdulillahirabbilalamiin
Yang selalu berlalu bersyukur,
Anisa Karismaulia

Friday, October 2, 2009

Me and Mrs. Noni . Alhamdulillah ^___^

diamond_yess: Eh itu potonya di eiffell yah
Nisa: ya
diamond_yess: WwwooooooAaaa kerreeeennnnn
diamond_yess: Aku mau ke paris tp batal waktu ini
diamond_yess:
Nisa: sis this is my goal praying,,,
Nisa: hope soon as possible..
Nisa: amiin
diamond_yess: Hehehe
Nisa:
diamond_yess: Pasti dehh bisa amin
Nisa: amiin
Nisa: love u
Nisa: ure one of my inspiration
diamond_yess:
Nisa: thank u
diamond_yess: Hoho thanx uuuu
Nisa: promis
diamond_yess: Jangan lupa nanti tgl 11 mampir ke web kakak yaaa
diamond_yess:
Nisa: someday we will meet each other
Nisa: okay
Nisa:
diamond_yess: Okeee
diamond_yess: Nanti kita kopdarrr
diamond_yess:
diamond_yess: Mainlah ke bali
diamond_yess: Rumah kakak banyak kamarnya
Nisa: as soon as possible. Hope this month i got my job.
Nisa: and then plan to do the next plan
diamond_yess: Yeyyy
diamond_yess: Asik
Nisa: amiin
Nisa: asyiik
diamond_yess: Nisa kakk bersih2 dulu ya
diamond_yess: Hehe
Nisa: hahahao ya sis, mo do something dulu, related with my job. hehehe. ntar kita sambung lagi ya..
Nisa: barusan mo bilang itu,,
Nisa:
Nisa: sama2
diamond_yess: Suami kakak ni rada berantakan hahaha
Nisa: see ya
Nisa:

Monday, September 28, 2009

Dorongan Hati Kembali ke Fitrah..

Alhamdulillah,,,


Tiap Hari mengambil keputusan dari tiap pilihan.

Mulai prioritas, mana yang penting mana yang gak.

Penting ga penting dilihat dari maknanya.

Baik dan membaikkankah? atau tidak.

Kalau keputusan dan tindakan tersebut baik dan membaikkan (bagi diriku dan tiap pihak yang terkait di dalamnya) ku lakukan.

Bismillah,,

bekerja lagi,
berpenghasilan lagi,
Work , Business, Relationship, Family, Sport, Spirituality.

Semua harus seimbang.

Ayo semangat! Semangat!

Bekerja=Ibadah=Bersenang-senang=Syukur=Berkelimpahan=Syurga

Alhamdulillah^^