Wednesday, December 29, 2010

Fasilitas dan Jilbab


Subhanallah.. Maha Suci Allah yang mendengar isi hati tiap hambaNYA.

Suatu hari, saat penat, ku berserah padaNYA, ku sampaikan bahwa ku menyerah. Ku tak bisa tanpa Allah.
Sore hari saat pulang dari kantor, aq mampir salon untuk creambath. Diperjalanan kepikiran untuk menawarkan fasilitas ke Bu Lilik Sang Pemilik Salon, agar Bu Lilik dapat mempercantik Salonnya. Karena ku
tau semenjak kecil, Salon Bu Lilik selalu ramai.. Tapi ku urungkan niat itu, karena ya sudahlah kan aku hanya ingin creambath. Eh..

Ya Rabb, saat di creambath malah Bu Lilik yang mengatakan ingin mengajukan fasilitas. hehe.. Alhamdulillah.


Then, ada lagi. saat di pijat. kan Bu Lilik pinjam kunci motor ku untuk memindahkan (baca: merapihkan parkir motorku), nah ga sengaja tuh kunci motor ku taruh ke dalam plastik yang berisi dagangan jilbabku. eh,, dibukalah daganganku itu,,, Ya Rabb,, seperti gayung bersambut, ada teman Bu Lilik datang, pengen beli jilbabku. Di beli deh. Alhamdulillah...


Setelah sekian lama,, aku akhirnya tau kesuksesan Bu Lilik, ternyata Bu Lilik hobby bersedekah, dia memang pernah hampir kehilangan segalanya, namun sekarang dia bangkit. dia ikut pengajian, dan selalu bersedekah, memberi dan memberi, kepada siapapun itu. aq liat sendiri laporan keuangannya, sebenarnya beliau tidak mau cerita, tapi kan saat itu kami butuh untuk mengetahui proses dan prospek usaha salon tersebut. Diketahuilah,, semenjak suka bersedekah. selalu saja ada rezeki yang masuk. malah tambah banyak. dan bu lilik juga bilang, sekarang saya ikhlas mba, saya ga takut mati. dulu saya takut mati (kata bu lilik). dulu saya suka hambur-hamburkan uang. sekarang saya yakin seyakin-yakinnya sama Allah. Allah itu ada. Allah Maha Penyayang. Allah sudah atur semua kehidupan.



Bu Lilik, dari hati yang terdalam. Saya haturkan terima kasih, karena saya mendapat banyak ilmu dari ibu. Terima kasih juga menjadi perantara rezeki saya di bidang dagang Jilbab.




Terima Kasih Allah. I LOVE YOU

Saturday, November 20, 2010

Bahagia itu Sederhana


Kalau di kantor tidak bergairah, pasti ada sesuatu yang bisa dibenarkan, siapa? apa? Jawabannya adalah Saya dan hati saya sendiri. Ada yang ajak bergosip, janganlah ikut, pelihara hati dan tutur kata. Ada yang mukanya bermuram durja karena pekerjaan yang setumpuk, tetaplah tersenyum. Ingat.. saya bekerja untuk Allah, segala kebaikan itu kembali pada kita sendiri, sesuai dengan niat kita. Saat kita bekerja, Tuhan pun *bekerja* menilai kita dan memberi balasan yang terbaik.

Pulang kerja, di jalan... sambil menyelam ke hati mengikhlaskan segala perasaan, tiba-tiba melihat seorang bapak tua yang ingin memotong jalan dengan mobilnya, tidak ada yang mau mengalah, akhirnya Nisa persilahkan bapak tersebut untuk lewat, saat itu... tiba-tiba saja.. hati ini terasa sangat plong dan bahagia. Ternyata memang, kebahagian dan kesuksesan itu dari dalam ke luar, dengan memberi dan melakukan yang terbaik, dan hal-hal prinsip serta SEDERHANA yang dilakukan. NILAI-NILAI UNIVERSAL lah yang dilakukan. Dan itu semua ada pada ASMAUL HUSNAnya ALLAH.


IQRA' Nisa,

IQRA' Qur'an

IQRA' your Heart

IQRA' the Universe



a

Tuesday, October 12, 2010

Lahir Kembali

The Circle of Life


Saat Nisa menuliskan hal ini, Nisa sedang mengalami fase-fase kebaikan setelah beberapa hari sebelumnya rekening bank emosi Nisa ditarik besar-besaran oleh mantan pacar Nisa bahkan kawan-kawan sekelas Nisa yang Nisa anggap sudah seperti keluarga Nisa sendiri.

Setiap kali melihat wajah *The Bajingans #mereka menyebut diri mereka sendiri seperti itu#, saat mereka memalingkan muka, memberi julukan-julukan yang kurang baik dibelakang Nisa, membicarakan Nisa di grup BB, dahulu.. Nisa marah, sedih, kecewa , namun sekarang Nisa balas dengan senyum dan doa tulus saya kepada Allah yang Maha Kasih. Mohon ampunan atas dosa Nisa, dan mohon dijauhkan dan dilindungi sifat dengki /iri orang , baik yang terlihat maupun yang Dia sembunyikan. Serta semoga Allah memberi balasan yang setimpal *bukan karena Nisa marah* melainkan supaya mereka tidak menyakiti orang lain lagi seperti mereka pernah #menyakiti# Nisa. Dan tentu saya supaya Allah menenangkan hati Nisa.

Satu hal yang paling penting Nisa pinta ke Allah adalah supaya Nisa tetap dijadikan sebagai hamba yang selalu bersyukur dan jangan Allah cabut nikmat yang telah Allah anugerahkan pada diriku dan keluargaku. Amiiin.

Banyak hal yang patut Nisa syukuri dari hikmah ombak *permusuhan* yang dilakukan oleh kawan-kawan tersebut, antara lain:

1. Nisa menjadi sadar akan tujuan hidup Nisa, mungkin selama ini saya terlalu asyik bermain-main dengan mereka sehingga merasa sepertinya hidup Nisa hanya ada dengan teman-teman sekelas #sindrom anak perantauan. Akhirnya saya kembali lagi pada tujuan hidup Nisa, Visi Misi hidup Nisa.

2. Nisa menjadi belajar bahwa lakukan hal yang baik-baik saja dengan orang-orang disekitar . Maksudnya ketika kita ada keperluan atau suatu proyek hidup yang harus kita capai, lebih baik kita sampaikan dahulu maksud kita pada Allah dan keluarga terdekat terutama orang tua. Ketika memang harus membuat kita memerlukan bantuan orang lain usahakan mereka yang benar *dikirimkan Allah* untuk membantu kita.

3. Nisa jadi lebih sadar untuk tidak terlalu mempedulikan hal-hal negatif yang mungkin dilakukan oleh orang lain kepada kita. Bila kita bisa membalas dengan perbuatan baik itu lebih baik, tapi kalau mereka ngelunjak, janganlah merasa bahwa diri ini sendirian. Ada Allah, semua ada balasannya yang adil ada dariNYA. Dan ini hanya persoalan waktu.

4. Rezeki itu bisa datang dari mana saja. Alhamdulillah dagangan jilbab Nisa laris manis di kantor. Ibu-ibu kantor suka sama jenis dan design jilbab-jilbab Nisa, so Passion and happiness make me rich! Alhamdulillah,,,


Nisa siap untuk lahir kembali. INILAH SAAT YANG TEPAT UNTUK MEMENUHI JANJI PADA DIRIKU DAN PADA TUHANKU, janji ini berkaitan dengan visi misi hidupku. Kebebasan finansial itu tercapai saat terpenuhinya janji diri.

Alhamdulillahirrabbilalamiin,
Yang selalu bersyukur




Anisa Karismaulia






Friday, October 1, 2010

12 Nopember 1912

Hari ini kita belajar untuk menjadi yang terbaik di mata Allah, tidak hanya untuk diri kita sendiri tapi juga untuk orang lain :)

Tuesday, September 28, 2010

new present . Alhamdulillah :)

Saat Lebaran 1431 H, nisa ikut shalat I'd di Lapangan Pemkot Surabaya. Ini ada oleh-oleh ilmu dari imamnya *ga inget nama imamnya:P*, membahas pesan Imam Al-Ghazali.

Yang paling dekat : Allah
Yang paling jauh : masa lalu
Yang paling berat : memikul amanah
Yang paling ringan : menganggp enteng dalam meninggalkan sholat
Yang paling besar : nafsu manusia kecuali yg dirakhmati Allah
Yang paling tajam : lidah


Dan bila membahas tentang doa. Tentang keyakinan, ini dia kuncinya,
Berdoa = langsung kepada Allah, sabar dan ikhlas


Hope usefull for all of us ya...
Happy Idoel Fitri!

:)

Sunday, July 25, 2010

Rahasia Awet Muda

Sabtu, 20.30. Bersama keluarga, menemui seorang dokter gigi di daerah Surabaya Timur.
Sesampainya di rumah yang juga menjadi tempat prakteknya, ternyata beliau tidak buka praktek di hari sabtu. Malahan, beliau habis mandi karena baru pulang dari Bali.

Orangnya ramah, mau menerima tamu baru dengan tetap ceria, walaupun sedang lelah. Beliau menanyakan umur bapak. Ternyata beliau lebih muda 3 tahun dari bapak, padahal dari face dan badannya terlihat masih berumur 40an deh. Subhanallah.. dia tertawa renyah menyebutkan 3 rahasia hidupnya:

1. Banyak bersyukur...
iya, Alhamdulillah.. dia lho dalam 1 bulan harus keliling nasional dan internasional

2. Jangan Marah
orang sering marah bikin kerut. hahaha.. Naudzubillah

3. Nerimo, jangan mengeluh
dia lebih suka menyatakan adzab itu rezeki
dia bilang, "jangan pernah mengeluh pada Allah, mengenai *rezeki* yang diberikanNYA, karena semua itu sudah pasti sesuai kemampuan hambaNYA, tidak mungkin tidak, jangan berharap, kenapa bukan orang lain yang menimpa itu.. jadi belajar nerimo. Yakinlah,, kita bisa melaluinya,"

Intinya hidupnya ga ngoyo, sabar, trus melakukan yang terbaik karena Allah..
Motivasi harus dari dalam hati nya sendiri

Dia bilang, dia bukanlah pemilik kehidupan, jadi mau meninggal besok, 2 hari lagi, atau 20 tahun lagi, dia ikhlas, terserah Allah,, kan Allah yang punya kita. Kita ga punya apa-apa.

trus nanyain pacarku, "ya,, tunggu aja paling habis gini diminta ke ortu, itupun kalau dibolehin sama ortumu". gitu katanya,,, hohoho...


Alhamdulillah...
aku bertemu dengan dokter ini.

Allah pasti ingin aku belajar IKHLAS dari dokter ini,,

enak ya,,, rasanya aku yakin dengan tiap langkahku dan berbuah yang terbaik di setiap proses dan hasilnya. Amiiin


terima kasih ya Allah..

Tuesday, July 20, 2010

Really I got more than 5! Thank U Allah..Alhamdulillah :D

Setiap perjalanan mengandung hikmah, kali ini akan kutuliskan proses Nisa mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan BUMN, sebagai langkah awal untuk mewujudkan cita-cita yang lebih mulia dan manfaat lagi, InsyaAllah amiin. Rasa Terima Kasihku kudedikasikan yang tertinggi kepada Allah, Orang Tuaku, Adik Riri dan Harum, Ustd. Yusuf Mansyur, Pakdhe Aji, Om Cecep dan keluarga, Budhe Acih dan keluarga, Sigit Satrio Wibowo, Dj dan keluarga, Sonia dan keluarga, Lita Mandasari dan keluarga, Mbak Prasti, Mas Yeye, Adi Candra, dan semua pihak yang tidak bisa disebut satu persatu disini, yang telah membantu Nisa dan secara tidak langsung telah membuat Nisa sadar dan semakin bersyukur, bahwa hidup ini indah. InsyaAllah dengan semakin kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat kita. Amiin. Alhamdulillah.
*************************************************************************************



continue