Showing posts with label ekonomi Indonesia. Show all posts
Showing posts with label ekonomi Indonesia. Show all posts

Thursday, January 14, 2010

Hadiah dari IB. Alhamdulillah ^_____^


Alhamdulillah...

Rabu, 13 Januari 2010

Sore hari, Budhe telfon. Beliau menyampaikan bahwa ada kiriman dari iB. Cihuyy!!! Alhamdulillah. Hadiah ku datang... Waktu itu ikut iB (islamic banking) Quiz, aku boleh milih hadiah kalau menang. Ga nyangka, Alhamdulillah banget menang. Nisa dihubungi by email untuk konfirmasi alamat barang di kirim. Hadiah yang Nisa berupa e-books tentang perbankan syariah. Kenapa Nisa pilih buku? seingat Nisa itu yang paling bagus dan bermanfaat bila dibandingkan dengan pilihan hadiah yang lain. Whatever! Alhamdulillah :D

2 hari kemudian:
Buku itu tiba di tangan, nisa kira ebook yang sudah di print yang datang. Ternyata Buku Agenda. Buku Agenda itu dilengkapi dengan Kalkulator dan Buku Petunjuk Perbankan Syariah berukuran kecil dari Bank Indonesia Jakarta! Belum selesai, 3 hari kemudian ada yang masuk ke dalam email nisa. Nisa dapet ebook-nya! Tidak hanya 1, tapi 5 sekaligus! Semua buku dalam bahasa Inggris, rata-rata 200 halaman atau lebih, yang diterbitkan oleh Prentice Hall. Maka Nikmat Tuhanmu yang Mana yang Kau Dustakan??

Terima kasih ya Allah atas setiap hadiah yang Kau kirim untukku.
Terima kasih iB kompasiana.


sumber gambar: http://ib-bloggercompetition.kompasiana.com/

Alhamdulillah... ^^

Sunday, September 27, 2009

Alhamdulillah . Belajar Mendengarkan Kata Hati . ^___^

Bismillahirrahmanirrahiiim...

Hari ini mbak Nita bertunangan.. Alhamdulillah tadi nisa berkesempatan 'berkreasi' di atas wajahnya. Siiipp... Alhamdulillah semua orang bilang BAGUS,, kalimat tersebut bagi pemula seperti nisa sungguh menyenangkan di hati.. Alhamdulillah.


Hasil Kreasi Make Up Nisa ^^

Wa.. enak ya.. nikah bahagia... have happy familiy with my husband.. Alhamdulillah..amiin.
Okay ,,
Terkadang sepele,, tapi semakin hari aku semakin paham. Alhamdulillah.

Tentang SUARA HATI.

Pulang dari rumah Mbah Uti, kami sekeluarga ke kos Riri yang juga mantan kos ku.
Ingin rasanya Nisa pinjam sandal jepit. Hati sudah ingin ngomong aja : "Pinjam sandal jepit mu dong Ri..".
e,, ga tau kenapa jadi males ngomong..

Ternyata.. habis dari kos-kosan Riri, kita ke kenjeran, sampai di kenjeran kelimpungan deh nyari (beli-red) sandal jepit. Secara ...nisa lagi pake high heels cantik versi orang kantoran..:P

Alhasil Nisa beli sandal jepit warna Hijau di KENJERAN..Alhamdulillah



Foto: My New Sandal Jepit ^^
Lokasi: My Great Room


hahaha...



SUARA HATI

Dulu.. Nisa belum NGEH BANGET ketika pak Ary Ginanjar Agustian presentasi dengan Asmaul Husna,, bahwa kita harus mengikuti suara hati yang ditiupkan Allah melalui ke dalam Qalbu kita...

Sekarang Nisa bertambah ngeh,,Alhamdulillah tiap hari,, aku semakin dekat dengan hatiku,, semaki ku merasa Allah membimbingku Alhamdulillah..

Nisa tak bisa menahan air mataku menetes saat menuliskan entry yang satu ini,, nisa menangis BAHAGIA.. menyadari betapa dekatnya ALLAH dengan kita,, Allah tau kebutuhan kita, Allah kabulkan tiap pinta kita..

I LOVE YOU ALLAH,, LOVE YOU SO

Allah berikan aku peluang berbisnis,, Allah mau aku bergerak menuju orbitNYA
Allah berikan aku lingkungan yang kondusif,, teman-teman trainer, tawaran menjadi EO..keluarga dan sahabat serta pasangan hidup yang sangat menyayangiku. Alhamdulillah..





Subhallah...

Ya Allah terimalah gerak hati, jiwa dan ragaku ini.. Aku ridha padaMu,,

Berikanlah ridhaMu padaku ya Allah..

Bekerja=Ibadah

Alhamdulillahirrabillalamiin

Love You All, Nisa ^____^

Sunday, September 13, 2009

Bank Syariah..., Begitu Dekat, Begitu Nyata…

Assalamu’alaikum..

Dear all,, Saya mau share tentang pengenalan saya dengan Bank Syariah, yang begitu dekat, begitu nyata, dengan diri saya terutama. ^_^



Saya mulai mengenal bank syariah dan senang untuk belajar mengelola uang ketika orang tua mulai memberikan uang jajan sekolah setiap satu bulan sekali, dimana saya masih kelas V SD saat itu. Uang sebesar Rp. 70.000 yang diberikan pada pada saya tiap awal bulan saat itu bagi saya seorang anak SD cukup besar dan godaan yang besar pula karena hal ini berarti saya kudu pinter-pinter memanfaatkan uang tersebut untuk cukup dalam satu bulan atau lebih tepatnya untuk 24 hari. Saya sekolah di SD yang mengajarkan pelajaran agama Islam sangat banyak, termasuk kebiasaan menginfaqkan uang saku tiap harinya. sehingga saya putuskan uang tersebut saya jatah untuk jajan, transportasi dan infaq. Tapi masih ada sisa nich,,, enaknya diapain ya??



mmm.... MENABUNG. Aha! Kenangan itu tak kan lekang sepanjang hidup saya, karena saat itu untuk pertama kalinya saya mengenal Bank Syariah. Kata tersebut memberi pengaruh besar pada saya untuk belajar disiplin dan hemat semenjak usia belia, sehingga ketika ada suatu kebutuhan saya punya uang cadangan untuk digunakan. Asyiknya...hehehe.Awal sayamula jatuh cinta, atau lebih tepatnya sisi excited-nya anak SD kepada Bank Syariah karena ada promosi bank tersebut ke sekolah saya.(hehehe,, biasa,, seneng banget sama hal2 baru :P).



Sekolah saya saat itu hanya berjarak beberapa meter dari bank syariahtersebut. Deket bangeet,,,, Dan untuk pertama kalinya saya membuka tabungan atas nama saya sendiri dengan uang jajan saya sendiri. Tiap hari saya, selepas pulang sekolah, saya selalu mampir ke Bank Syariah untuk menabung. Saat itu, ketika melihat catatan di buku tabungan, yang saya tau saat itu uang saya terus bertambah, walaupun ada nominal yang saya belum tau darimana asalnya. Selain nominal tambahan tersebut, ada juga potongan uang tabungan namun hanya sedikit. Buat anak SD seperti saya saat itu, yang penting punya tabungan lah,,, dan makin senang karena semua proses nabungnya di lakukan sendiri. Datang sendiri,, nulis2 slip sendiri, pake duit jajan sendir lagi, berasa mandiri banget..hehehe...



Semakin bertambahnya umur, saya semakin tau bahwa bank syariah mengaplikasikan sistem bagi hasil dimana besaran bagi hasilnya tersebut berubah-ubah tergantung kinerja usaha yang dijalankan. Walaupun bank syariah juga profit oriented bank, namun karena berinvestasi pada usaha yang halal, insyaAllah profit dunia diperoleh, profit akhirat di akhirat berupa pahala dan kebaikan di sisi Allah juga diperoleh. Amiin.Alhamdulillah.. Selain menerapkan pola hubungan kemitraan yang baik, ternyata sistem perbankan syariah ini juga di awasi oleh Dewan Pengawas Syariah yang mana bank konvensional tidak memiliki lembaga pengawas sejenis, kecuali mungkin lembaga pengawas dari Bank Indonesia yang mengawasi semua bank di Indonesia.




Harapan saya, kualitas SDM bank syariah makin baik aja. Karena sistem yang bagus sangat disayangkan bila tidak disertai peningkatan kualitas pelayanan perbankannya. Selain itu juga, kebaikan sistem yang telah diterapkan di bank syariah semoga dapat meningkatkan pula roda-roda perekonomian di Indonesia, terutama bagi industri UKM di Indonesia. Langkah besar diawali dengan satu langkah kecil sebelumnya . Amiin :) Hingga menjelang kelulusan S1 saya ini, saya masih melanjutkan menabung di Bank Syariah pertama saya tersebut dan memanfaatkan layanan bank syariah lainnya, tabungan haji misalnya. wa.. Makin yakin aja menabung di bank syariah.

See ya,

O..Bank Syariah..., Begitu Dekat, Begitu Nyata…



Go Syariah! Go Ekonomi Indonesia!

^___^

http://ib-bloggercompetition.kompasiana.com/2009/09/13/bank-syariah-begitu-dekat-begitu-nyata%e2%80%a6/